Semua di aplikasiDapatkan aplikasi
K-Story TrailK-Story Trail
Jelajah Warisan
Takcheongjeong Jongga
Dinasti Joseon

Takcheongjeong Jongga

Provinsi Gyeongsangbuk Kota Andong 와룡면 군자리길 21

Buka di peta

Tentang tempat ini

Takcheongjeong Jongga (rumah induk marga), yang dibangun pada 1541 (tahun ke-36 Raja Jungjong) oleh Takcheongjeong Kim Su dan dibangun kembali setelah kebakaran pada akhir masa Joseon, adalah paviliun yang menyatu dengan rumah kediaman dan dinilai sebagai yang terindah di antara paviliun-paviliun pribadi. Bangunan ini berupa atap model pelana-limasan (paljak), berukuran tujuh ruang di bagian depan dan dua ruang pada sisinya, serta memasang papan nama karya kaligrafer ternama Han Seok-bong. Kim Su adalah putra kedua Nongsu Kim Hyo-ro, leluhur pendiri marga Kim dari Gwangsan di Yean; menguasai baik ilmu sastra maupun bela diri, ia menulis buku masak Suun Japbang. Semula paviliun ini berdiri dekat Sungai Nakdong, tetapi karena terendam oleh Bendungan Andong, pada 1974 dipindahkan ke lokasinya sekarang, yaitu Situs Ocheon-ri di Desa Gunja. Desa Gunja terbentuk sekitar 500 hingga 600 tahun lalu ketika Nongsu Kim Hyo-ro dari marga Kim Gwangsan menetap di sana; namanya berasal dari kata-kata Hangang Jeong Gu, bupati Andong, yang mengatakan bahwa di satu desa Ocheon ini tidak ada orang yang bukan seorang berbudi luhur (gunja), dan desa ini terus-menerus melahirkan banyak cendekiawan sejak awal masa Joseon. Di desa ini, lebih dari dua puluh rumah tua terpelihara dengan baik dalam wujud aslinya, termasuk Takcheongjeong, Hujodang (rumah induk marga Kim Gwangsan) dan rumah tua Kim Yu, penulis Suun Japbang. Terdapat pula dokumen-dokumen kuno yang disimpan oleh rumah induk cabang Yean marga Kim Gwangsan (Harta Karun), naskah-naskah klasik yang disimpan rumah induk tersebut (Harta Karun), dan benda-benda peninggalan Hujodang (Warisan Budaya Berwujud Provinsi Gyeongsangbuk), sementara balai pameran peninggalan Sungwongak memamerkan beberapa ratus benda peninggalan leluhur, dokumen kuno, dan buku. Hujodang juga menyelenggarakan pengalaman rumah tua berupa menginap di hanok.